Kantor Akuntan Publik Tikkos Sitanggang (KAP TS) didirikan pada pertengahan tahun 2014 dan beroperasi secara resmi efektif sejak memperoleh perijinan dari Sekretariat Jenderal Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai (PPAJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 03 Juni 2014. KAP TS didirikan oleh Tikkos Sitanggang dibantu oleh para tenaga ahli yang telah berpengalaman dalam bidang audit dan konsultansi pada berbagai industri, baik pada sektor perdagangan, manufaktur, jasa, lembaga keuangan, organisasi nirlaba, badan usaha milik Negara maupun institusi pemerintahan. Dalam menjalankan perannya, KAP TS mempunyai visi "Menjadi Kantor Akuntan Publik yang profesional, etis dan dapat dipercaya". Untuk mencapai visi tersebut, KAP TS menetapkan misi sebagai berikut: (1) Memberikan jasa profesional dengan kompetensi tinggi, integritas, obyektif, dan sesuai standar profesional yang berlaku; (2) Merekrut, mengembangkan dan mempertahankan staf profesional yan...
Buku Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK Berbasis IFRS (Sumber: Ikatan Akuntan Indonesia) Seiring dinamika bisnis dalam era globalisasi, produk akuntansi keuangan menjadi semakin kompleks dan harus dapat dibaca dan digunakan oleh para pemangku kepentingan yang tersebar secara global. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), melalui organ Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK), telah secara tanggap mengikuti gelombang konvergensi standar akuntansi keuangan nasional ke standar akuntansi internasional, yaitu dengan menyusun Standar Akuntansi Keuangan (SAK) berbasis International Financial Reporting Standars (IFRS). Dengan demikian, buku teks Amerika Serikat yang berdasarkan US GAAP (United States Generally Accepted Accounting Principles), yang selama ini dijadikan buku referensi oleh kebanyakan universitas di Indonesia, menjadi tidak cocok lagi sebagai buku wajib mahasiswa akuntansi. Selain itu, beberapa buku teks Akuntansi Keuangan berbasis IFRS yang tersedia di pasar sekalipun tidak sepenuhny...
This study aims to empirically test the effect of audit fees, audit tenure, audit rotation, and auditor reputation on audit quality in the consumer goods industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019–2023 period. This study uses secondary data with quantitative methods and purposive sampling techniques, resulting in 63 companies that meet the sample criteria during the 5 years of the study, with a total of 315 observations. The results of this study indicate that audit fees, audit tenure, and auditor reputation have an effect on audit quality, while audit rotation does not affect audit quality. https://jurnal.usk.ac.id/riwayat/article/view/50075/25449
Komentar
Posting Komentar